Hari Jum'at ( 16 Agustus 2002 ) adalah hari dimana saat itu
pertamakali menjajakan kaki di sebuah Dusun yang kumuh dan terisolir.
Tepatnya Dusun tersebut berada di perbatasan kota subang - indramayu.
Tujuan ke Dusun ini awalnya hanya ingin mengabdikan menjadi guru honorer
di sebuah Sekolah Dasar (SD) nama sekolah itu adalah "SDN MEKAR JAYA"
Saturday, May 23, 2015
Friday, May 22, 2015
INSPIRASI PRORGAM SANTUNAN ANAK YATIM MADRASAH NURUL IHSAN
| Pemberian santunan anak yatim madrasah Nurul Ihsan |
Kondisi sekolah yang terpencil seakan tiada
perhatian
dari pemerintah padahal sekolah itu sekolah Negeri, Gurunya pun saat
itu hanya dua orang. Karena setatusnya sebagai guru honor saat itu di
bayar hanya Lima Puluh Ribu Rupiah itupun dibayar kadang dua bulan
sekali.
Diriku Dan Perjalananku "Bekal Seribu Rupiah "
Karena kurang persiapan tanpa disadari ternyata bekal uang yang di bawa saat itu hanya seribu rupiah, hal ini diketahui ketika bersiap - siap menunaikan ibadah shalat jum'at.
Saat mengambil uang di saku untuk membeli sabun mandi, ternyata uang yang ada di saku hanya seribu rupiah, namun hal itu tidak terhiraukan karena harus bergegas melaksanakan shalat jum'at.
Tiba di mesjid hatipun terasa teriris melihat jumlah jamaah shalat jum'at yang hanya diikuti empat orang ma'mum itupun dua orangnya adalah anak kecil. Merasa penasaran, setelah bertanya ke beberapa penduduk di sana, ternyata benar kondisi jum'atan di kampung ini memang seperti itu, jemaahnya tidak pernah banyak, jumlahnya tidak jauh dari empat sampai lima orang.
Thursday, May 21, 2015
RENCANA PERLUASAN LAHAN MADRASAH NURUL IHSAN
Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Sahabat Ikhwan akhwat dan Bapak Ibu yang dicintai Allah
Mohon Do'anya semoga Allah senantiasa meridhoi & memudahkan urusan kami
Karena jumlah santri semakin hari kian banyak
Insya Allah Bila allah mentakdirkan dilahan yang
baru akan di bangun secara bertahap diantarnya:
Sahabat Ikhwan akhwat dan Bapak Ibu yang dicintai Allah
Mohon Do'anya semoga Allah senantiasa meridhoi & memudahkan urusan kami
Karena jumlah santri semakin hari kian banyak
Insya Allah Bila allah mentakdirkan dilahan yang
baru akan di bangun secara bertahap diantarnya:
TEMU KANGEN ALUMNI MADRASAH NURUL IHSAN
Teringat dulu saat mereka masih kecil, lucu, polos dan imut
kini mereka tumbuh dewasa bahkan sebagian telah dikaruniai anak.
Namun Alhamdulillah hubungan silaturrahmi selalu terjaga saat sebagian diantara mereka ada yang datang membawa anaknya yang masih balita rasanya seperti punya cucu.
sebelum acara reuni dimulai mereka datang mengajak anaknya menyapa dengan senyman tulus, " dede.... enggal salim sun tangan ka aki (bahasa sunda ) dede ayo salam cium tangan sama kakek."
kini mereka tumbuh dewasa bahkan sebagian telah dikaruniai anak.
Namun Alhamdulillah hubungan silaturrahmi selalu terjaga saat sebagian diantara mereka ada yang datang membawa anaknya yang masih balita rasanya seperti punya cucu.
sebelum acara reuni dimulai mereka datang mengajak anaknya menyapa dengan senyman tulus, " dede.... enggal salim sun tangan ka aki (bahasa sunda ) dede ayo salam cium tangan sama kakek."
Subscribe to:
Posts (Atom)